Universitas Islam Riau (UIR) kembali meraih prestasi membanggakan dengan berhasilnya 20 orang dosen UIR lolos pendanaan hibah Kementrian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (KEMDIKTISAINTEK) Republik Indonesia (RI) tahun 2026.
Informasi ini tertuang dalam surat nomor 94/DST/C/AL.04.02/2026 Hal tentang Pengumuman Penerima Pendanaan Program Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Hilirisasi Riset Prioritas, Riset Konsorsium Unggulan Berdampak, dan Inovasi Seni Nusantara Tahun Anggaran 2026 .
Hibah yang dilaksanakan oleh KEMDIKTISAINTEK melalui Direktorat Jendeal Riset dan Pengembangan ini merupakan salah satu instrumen nasional yang betujuan untuk meningkatkan kualitas riset dan pengabdian dosen di Perguruan Tinggi (PT). Seleksi dilakukan secara ketat melalui tahapan evaluasi proposal, relevansi, serta potensi yang berdampak bagi masyarakat.
Berdasarkan data yang dihimpun oleh tim humas UIR pada Rabu, (15/04/2026) di Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) UIR, menyatakan bahwa skema Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang diikuti oleh Dosen UIR terbagi menjadi 14 Dosen pada bidang Penelitian dan 6 Dosen pada bidang PkM.
Partisipasi dosen UIR berasal dari berbagai Program Studi (Prodi) diantaranya Prodi Pendidikan Jasmani, Teknik Perminyakan, Ilmu Administrasi, Agroteknologi, Hukum, Manajemen, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Matematika, Teknik Informatika, Ilmu Pemerintahan, Pendidikan Biologi, Ilmu Administrasi, hingga Pendidikan Bahasa Arab.
Direktur DPPM UIR Prof. Dr. Arbi Haza Nasution, B.IT., M.IT menyampaikan, skema yang di danai beragam, mulai dari bidang Penelitian 5 Skema Penelitian Fundamental – Reguler, 3 Skema Penelitian Tesis Magister, 1 Skema Penelitian Disertasi Doktor, 2 Skema Penelitian Terapan – Luaran Model, 1 Skema Penelitian Dosen Pemula, dan 2 Skema Penelitian terapan Prototipe.
“Sedangkan pendaan hibah bidang Pengabdian kepada Masyarakat yang berhasil didanai yaitu satu Skema Pemberdayaan Masyarakat Pemula dan 4 Skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat”, terang Prof. Dr. Arbi Haza Nasution, B.IT., M.IT.
Program Penelitian dan PkM oleh KEMDIKTISAINTEK bertujuan untuk mendorong dosen dalam memecahkan masalah ditengah masyarakat serta dapat memperkuat ekosistem riset dilingkungan Perguruan Tinggi.
Seperti riset PkM yang dilakukan oleh Dosen Prodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas Agama Islam (FAI) UIR mebahas bagaimana Pemberdayaan Lingkungan Bahasa Arab Terintegrasi untuk Meningkatkan Kompetensi Komunikasi Santri di Pondok Pesantren Riau.
Perlu diketahui, keberhasilan ini tentu sebagai bukti nyata bagi UIR berkomitmen dalam mendukung akademisi mengembangkan ilmu pengetahuan, menciptakan inovasi, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui hilirisasi hasil riset. (hms/smh)
Sumber informasi dan dokumentasi: uir.ac.id
Serta kunjungi website Penerimaan Mahasiswa Baru UIR : pmb.uir.ac.id

